Selasa, 16 September 2014

Semua orang pasti suka makan buah, tapi mungkin kesukaan pada buah beraneka ragam. Ada yang suka pisang, mangga, pepaya, durian, dan lain-lain. Umumnya makan buah itu dimakan sesudah makan, dan kebiasaan itu sudah menjadi kebiasaan hampir semua orang. Seringkali juga kita temukan anjuran dari orang tua kita bahwa yang menyuruh kita untuk makan buah setelah makan, karena imbauan mereka kalau makan buah saat perut kosong bisa berakibat sakit perut, kembung atau diare. 

Tapi benarkah waktu yang tepat makan buah itu sesudah makan?? dan  benarkah makan buah sebelum makan dapat menyebabkan sakit perut, kembung dan diare?


Banyak sekali manfaat yang diperoleh dengan mengonsumsi buah secara teratur. Buah kaya akan serat, vitamin, mineral dan yang terpenting adalah zat warna buah (phytochemicals) sebagai antioksidan.
Buah merupakan alat untuk detoksifikasi dan penyedia gula alami. Bila dimakan dengan cara yang benar, maka buah akan sangat bermanfaat bagi tubuh manusia. Makan 3 porsi buah setiap hari bisa membersihkan tubuh dari racun dan membantu sistem pencernaan.
Menurut Dr.Herbert Shelton yang melakukan penelitian tentang hal ini, makanlah buah-buahan pada waktu perut kosong / sebelum makan! Karena ketika buah bercampur dengan makanan lain akan membusuk & menghasilkan gas & dengan itu Anda akan kembung. Jika Anda telah menguasai cara yang benar makan buah-buahan, Anda memiliki umur panjang, kesehatan, energi, kebahagiaan & berat badan normal.

Kapan sebaiknya makan buah yang baik?? sesudah atau sebelum makan??


“Sistem pencernaan kita sudah diciptakan dengan sempurna. Maka makan buah dapat kapan saja, baik sebelum atau sesudah makan,” Dr Samuel Oetoro, SpG.K., ahli gizi klinik FKUI-RSCM.
Bila Anda tidak memiliki masalah lambung, maka makan buah sebelum makan akan memberi hasil terbaik. Hal ini akan membuat nutrisi dalam buah akan lebih banyak terserap oleh tubuh.
Untuk orang yang ingin menurunkan berat badan, makan buah sebaiknya dilakukan sebelum makan, agar perut cepat merasa kenyang.
Tapi untuk orang dengan penyakit tertentu seperti radang lambung atau maag, sebaiknya makan buah sesudah makan agar tidak menaikkan asam lambung.
Bagaimana cara makan buah yang benar?
Untuk orang yang normal, sebaiknya makan buah dengan cara langsung atau dikunyah. Tapi untuk orang yang kesulitan mengunyah, maka buah dapat di-blander tanpa menggunakan gula.
Perlu diketahui bahwa mem-blander tidak sama dengan men-juice, karena juice hanya sari buah yang tidak mengandung serat setelah ampasnya disaring. Tapi bagi orang yang kesulitan menelan, maka buah dapat dibuat lebih cair dengan di-juice.
Dr Samuel juga menuturkan, bila buah-buahan mempunyai kulit dan biji yang tipis dan kecil, maka sebaiknya kulit dan biji tersebut dimakan, seperti contohnya kulit apel, biji anggur, biji pepaya, kulit dan biji semangka. Menurut Dr Sam, kulit dan biji buah justru kaya akan antioksidan dan vitamin E.

Tips Makan Buah-buahan

  • Makan buah dalam keadaan perut kosong. Ini akan membuat penyerapan buah oleh tubuh menjadi maksimal (Tapi dengan catatan: yang tidak bermasalah dengan lambung)
  • Jika makan buah sebelum makan, beri tenggang waktu 30 menit sebelum Anda makan makanan lainnya.
  • Jika Anda ingin makan buah setelah makan, maka sebaiknya tunggu sekitar 3 jam sebelum makan buah. Ini untuk memastikan bahwa makanan yang sebelumnya sudah dicerna dengan baik oleh tubuh sebelum buah masuk ke dalam tubuh.
  • Disarankan makan buah di pagi hari. Hal ini membantu untuk meningkatkan gula darah secara perlahan dan tidak tergesa-gesa. Karena sistem pencernaan telah diam sepanjang malam, makan buah adalah cara restart yang lembut di pagi hari.
  • Jangan makan buah bersamaan dengan makanan lain
  • Makan buah sebagai pencuci mulut tidak memberi hasil terbaik untuk tubuh
  • Makanlah buah organik untuk menghindarkan efek pestisida yang tersisa
  • Hindari buah kaleng, buah beku atau buah yang sudah diproses. Buah-buah yang sudah diolah biasanya mengandung banyak gula, pengawet atau bahan kimia tambahan lainnya yang tidak diinginkan.



EmoticonEmoticon